Artikel / MODERA

5 Langkah Efektik Untuk Kendalikan Ruangan Kerja Karyawan Anda

Blog Artikel dan Info

5 Langkah Efektik Untuk Kendalikan Ruangan Kerja Karyawan Anda

Ruangan yang kita gunakan sehari-hari bisa membentuk diri kita dan bagaimana kita bertindak. Ia ini kemudian berimbas pada psikologis dan juga performa kerja. Seumpama, ruang kerja karyawan. Dalam hal ini ruang kerja karyawan menjadi perhatian, karena hampir sepanjang hari para karyawan mengerjakan aktivitas di meja kerjanya. Oleh karena itu diperlukan usaha untuk mengendalikan dan mengoptimalkan ruangan dengan seefektif mungkin. Dipandang dari segi psikologi, berikut sebagian langkah simpel dan efektif untuk mengendalikan ruang kerja karyawan yang ideal sehingga bisa meningkatkan kebahagiaan dalam berprofesi.

1. Berikan Karyawan Kebebasan untuk Mendekorasi

Maksud dan tujuan dari sistem ini merupakan membuat keputusan sendiri tentang bagaimana mengendalikan ruang kerjamu. Penelitian menonjolkan sistem ini memiliki pengaruh positif kepada peningkatan produktivitas.

Studi yang dilakukan pada tahun 2010 melibatkan 47 pekerja kantor di London. Mereka dikasih peluang untuk mengendalikan sebuah kantor kecil, seumpama berkeinginan meletakkan atau menambahkan barang yang mereka inginkan. Hasil menonjolkan produktivitas orang-orang itu lebih besar 32% ketimbang mereka yang tidak dikasih peluang tersebut. Selain itu, terjadi peningkatan janji mereka kepada para atasan atau pemberi kerja.

Jika kau memiliki karyawan, sebaiknya berikanlah kebebasan untuk beranggapan mengenai desain dan dekorasi ruang kantor. Bahkan telah banyak perusahaan yang memberikan karyawan mereka sejumlah uang untuk mendekorasi ruangan sendiri.

2. Pilih Furnitur Bulat dan Atur dengan Bagus

Coba pertimbangkan untuk memilih tata letak dan furnitur yang berbentuk bulat ketimbang kotak atau persegi seperti umumnya. Membikin lingkungan baru seperti itu, bisa meningkatkan energi positif yang dikenal bermanfaat untuk kreativitas dan produktivitas.
Dalam sebuah penelitian tahun 2011, ratusan siswa memandang gambar interior ruangan.

Kemudian ruang yang dipenuhi dengan furnitur bulat atau melengkung dianggap lebih menyenangkan dan menarik perhatian mereka. Studi juga menemukan bahwa orang-orang menganggap format lengkungan atau bulat lebih indah ketimbang persegi. Wujud lengkung dan bulat juga memicu aktivitas di otak yang terkait dengan estetika.

3. Manfaatkan Warna, Sinar dan Ruang

Memilih warna dan pencahayaan yang ideal untuk ruang kerja karyawan merupakan salah satu sistem simpel untuk meningkatkan performa. Warna dan tingkat cahaya memiliki efek psikologis yang berbeda satu sama lain.
Pilih warna dan pencahayaan yang layak dengan jenis pekerjaanmu. Warna biru dan hijau dikatakan berimbas untuk meningkatkan performa pada tugas yang memerlukan inspirasi-inspirasi baru. Sementara itu, warna merah dihubungkan dengan peningkatan performa pada pekerjaan yang memerlukan ketelitian tinggi. Studi lain juga menonjolkan, ruangan yang dilengkapi dengan dimmer (pengatur) lampu kapabel meningkatkan kreativitas.

Sinar yang jelas lebih kondusif untuk progres analitik  dan evalautif. Tak cuma itu, ternyata ketinggian langit-langit juga ternyata memiliki efek psikologis. Sebuah studi pada tahun 2007 menemukan bahwa langit-langit yang lebih tinggi berimbas pada perasaan kebebasan dan pemikiran mengenai kesamaan antara sebuah obyek dan konsep.

4. Manfaatkan Tanaman dan Jendela

Cara gampang lainnya untuk mengoptimalkan ruang kerja karyawan merupakan dengan melibatkan elemen hijau. Adanya tanaman di kantor memiliki pelbagai manfaat termasuk menolong karyawan untuk “pulih” dari tuntutan pekerjaan dan menurunkan tingkat stres. Bagian lainnya dalam ruang kantor yang perlu dimaksimalkan merupakan jendela dan pemandagan di luar. Betapa baiknya seandainya panorama dari jendela kantormu merupakan alam bebas.

Kau yang berprofesi di tempat perkotaan tentu jarang menerima panorama alam. Tetapi panorama lainnya seperti pepohonan dan arsitektur gedung juga dianggap memberikan manfaat atau pengaruh yang sama.

5. Keuntungan Meja Berantakan

Pada dasarnya tiap orang diharapkan untuk mengendalikan dengan rapi meja kerja supaya bisa berprofesi dengan baik dan efisien. Tetapi penelitian baru menemukan bahwa karyawan yang berprofesi di tempat acak-acakan lebih imajinatif ketimbang mereka yang berprofesi di tempat rapih.

Menurut pendapat seorang penulis buku bernama Eric Abrahamson.  mengatakan orang dengan meja yang sangat rapih sulit untuk menemukan inspirasi baru, karena sistem pemikiran mereka sangat rumit. Sementara itu, seseorang juga bisa menemukan hal-hal baru di sebuah tempat yang acak-acakan.

21/01/2018
1268 orang telah membaca artikel ini.
|Wikipedia |